Showing posts with label Turtorial peternakan. Show all posts
Showing posts with label Turtorial peternakan. Show all posts

Wednesday, March 8, 2023

Cara mengetahui telur fertil atau non fertil

Memulai bisnis penetasan telur memang tidak mudah terutama bagi para pemula, karena harus bisa mengetahui calon telur yang bagus dan berkualitas. juga harus bisa mengetahui mana telur fertil dan mana telur yang tidak fertil.

Memilih telur untuk bisa dapat bibit unggul juga harus dikuasai dan tidak bisa sembarangan memilih telur, jika kita sembarangan memilih telur maka persentasi untuk bisa berhasil menetas sangatlah tipis atau persentasinya hanya 50% saja.

ilustrasi telur



Jika kalian yang ingin memulai bisnis ini maka pilihlah telur langsung dari peternak yang benar-benar khusus untuk ditetaskan, karena juga ada para peternak yang menjual telur tujuannya hanya untuk konsumsi saja.

Untuk telur yang persentasi menetasnya besar biasanya dimiliki oleh bebek atau ayam yang ada pejantannya, jika bebek atau ayam bisa bertelur hanya karena kosentrat sudah bisa dipastikan telurnya tidak fertil karena bukan dari hasil perkawinan.

Untuk anda jika masih pemula dan ingin mengetahui bagaimana cara memilih telurnya maka disini saya akan membantu kalian untuk bagaimana cara memilih telur yang kemungkinan besar bisa fertil.

Pertama anda wajib cek telur menggunakan senter tempelkan lampu senter ke telurnya, bisa dilihat di dalam telur apakah ada rongga udara atau tidak, jika ada rongga udara maka kemungkinan besar telur itu bisa fertil, karena tidak semua telur memiliki rongga udara, jika pun ada rongga udara namun jika rongga udara itu sangat sedikit atau tipis kemungkinan fertil sangat kecil.

Cek juga dari segi kuning telurnya, jika kuning telur terlihat utuh atau tidak ambyar/rusak maka telur tersebut juga kemungkinan bisa fertil.

Cara paling mudah untuk mengetahuinya dan yang paling akurat dengan cara anda masukan telur ke mesin penetas terlebih dahulu, kemudian tunggu selama tiga hari tanpa di sentuh atau diamkan saja selama tiga hari itu.

Setelah sudah tiga hari maka bisa kita cek dengan cara yang sama yaitu menggunakan lampu senter atau bisa juga dengan lampu flash HP, tempelkan lampu ke telurnya kemudian kita lihat apakah ada titik hitam kecil yang bergerak di tengah-tengah kuning telur dengan serabut seperti akar atau sarang laba-laba.

jika terlihat titik hitam dan serabut maka bisa dipastikan 100% telur itu fertil, namun jika kuning telur malah rusak atau ambyar bisa dipastikan telur itu tidak fertil.

Segera pisahkan telur yang rusak tadi dari yang fertil agar tidak busuk di dalam mesin penetas yang pasti akan merusak telur yang sudah fertil tadi.

Itulah cara mengetahui telur yang fertil atau tidak fertil dengan cara yang simpel, jika kalian inging mengetahui secara detail bagaimana cara menetaskan telur menggunakan mesin tetas kalian bisa klik link biru yang ada di artikel ini.

Sekian penjelasan singkat dari saya mengenai bagaimana cara mengetahui telur fertil atau non fertil.

Menetaskan Telur bebek menggunakan mesin tetas

 

Ilustrasi itik

Bebek merupakan unggas yang bisa bertelur namun tidak bisa mengerami telurnya, lalu bagaimana dengan bebek liar yang ada di hutan dan bisa berkembang biak? Karena bebek mengerami telurnya dengan cara ditimbun dengan daun kering yang suhunya dibuat sama seperti suhu tubuh bebek itu maka bebek liar yang ada di hutan masih tetap bisa menetas.

Kalau bebek peliharaan bisa juga ditetaskan menggunakan ayam yang sedang mengerami dan bisa juga menggunakan mesin penetas telur.

Nah kali ini yang akan saya bahas adalah bagaimana cara menetaskan telur bebek menggunakan mesin penetas telur.

Mau tahu bagaimana caranya? Mari kita bahas dan kita simak bersama.

Langkah pertama, siapkan mesin tetas yang akan digunakan untuk menetaskan telur bebek tersebut, panaskan mesin terlebih dahulu dengan menyalakan lampu yang ada di mesin penetas sampai di angka 38°C.

Jika sudah diangka 38°C maka siapkan air untuk kelembaban suhu dengan menggunakan nampan dan taruh air tersebut dibawah telur yang akan di tetaskan.

Jika peralatan semua sudah siap kita lanjut ke telurnya.

Bersihkan telur dari kotoran menggunakan serabut alumunium cuci piring dan basahi dengan air serabutnya, agar mudah hilang kotoran yang menempel pada telur, tapi hati-hati ya jangan terlalu kuat nanti riskan pecah telurnya.

Jika telur sudah bersih maka kita beri kode contoh nya A dan B dengan posisi atas bawah ya bukan samping-sampingan ( 2 arah dibaliknya).

Susun telurnya di mesin penetas dengan kode sama misal A ya A semua sederet.

Jika sudah diamkan telur di mesin penetas selama tiga hari.

Setelah tiga hari kita cek satu per satu telurnya fertil atau non fertil.

Jika non fertil bisa kita keluarkan telurnya agar tidak membusuk di dalam mesin dan mempengaruhi telur yang fertil.

Untuk ciri-ciri telur yang fertil nanti kita bahas di artikel selanjutnya ya.

Nah setelah itu kita pelajari cara membalik telurnya.

Setelah sudah dipilih telur yang fertil maka balik dari kode A ke kode B, pembalikan telur bisa dilakukan setiap 6 jam sekali. Misal kita mulai membalik telur pada pukul 06 .00 pagi maka kita bisa balik telurnya lagi pada pukul 12.00 siang, terus kita balik lagi pada pukul 18.00. Begitu seterusnya.

cara pembalikan tetap sama dari kode A ke B atau dari kode B ke A begitu seterusnya sampai telur menetas pada waktunya.

Kita wajib cek rutin kelembaban, jika air yang di nampan tadi berkurang maka kita bisa tambahkan airnya secukupnya.

Cek lampu juga ya jika ada yang mati segera ganti. Pertahankan suhu tetap berada di 38°C.

Jika sudah mendekati menetas kita bisa cek dengan lampu senter pada telurnya. Jika sudah terlihat paruh anak bebek nya maka kita posisikan telur sesuai paruhnya yang menghadap ke atas.

Itulah bagaimana cara menetaskan telur bebek menggunakan mesin penetas telur. 

Semoga bermanfaat.